Laa Tahzan, Jangan Bersedih
WAHAI manusia, ketahuilah bahwa sesudah lapar pasti ada kenyang; sesudah dahaga pasti ada segar; sesudah melek pasti ada tidur; sesudah sakit pasti ada sembuh; orang yang tidak hadir pasti akan datang; orang yang sesat jalan pasti akan mendapat petunjuk; penderitaan pasti akan berakhir; dan kegelapan pasti akan lenyap. ”Allah pasti akan mendatangkan kemenangan atau mengadakan keputusan yang lain dari sisi-Nya.” (QS 5:52)
GoBlog tentang serba-serbi bermanfaat ilmu dan ilmiah, hiburan, sosial sejarah, software, dll
Monday, 2 April 2012
Diam Itu Emas
Diam Itu Emas
(Diam Aktif)
Dalam upaya mendewasakan diri kita, salah satu langkah awal yang harus kita pelajari adalah bagaimana menjadi pribadi yang berkemampuan dalam menjaga juga memelihara lisan dengan baik dan benar. Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah saw, "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata benar atau diam.", hadits diriwayatkan oleh Bukhari.
1. Jenis-jenis Diam
Sesungguhnya diam itu sangat bermacam-macam penyebab dan dampaknya. Ada yang dengan diam jadi emas, tapi ada pula dengan diam malah menjadi masalah. Semuanya bergantung kepada niat, cara, situasi, juga kondisi pada diri dan lingkungannya. Berikut ini bisa kita lihat jenis-jenis diam:
(Diam Aktif)
Dalam upaya mendewasakan diri kita, salah satu langkah awal yang harus kita pelajari adalah bagaimana menjadi pribadi yang berkemampuan dalam menjaga juga memelihara lisan dengan baik dan benar. Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah saw, "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata benar atau diam.", hadits diriwayatkan oleh Bukhari.
1. Jenis-jenis Diam
Sesungguhnya diam itu sangat bermacam-macam penyebab dan dampaknya. Ada yang dengan diam jadi emas, tapi ada pula dengan diam malah menjadi masalah. Semuanya bergantung kepada niat, cara, situasi, juga kondisi pada diri dan lingkungannya. Berikut ini bisa kita lihat jenis-jenis diam:
Rasa Takut
5 Langkah Untuk Menghilangkan Rasa Takut
Tentu setiap orang memiliki rasa takut. Saya juga memiliki rasa takut yang cukup besar.. trus Bagaimana cara untuk Menghilangkan Rasa Takut?? Ada Lima Langkah Untuk Menghilangkan Rasa Takut :
1. mengenal/mengidentifikasi apa persisnya yang paling
Membuat kita merasa takut saat melakukan sesuatu
semua orang memiliki rasa takut tergantung saat melakukan apa?
Maka sedikit tidaknya kita hrs tau ketakutan tsb.
Shg kita dapat mempersiapkan diri untuk mengatasinya
Tentu setiap orang memiliki rasa takut. Saya juga memiliki rasa takut yang cukup besar.. trus Bagaimana cara untuk Menghilangkan Rasa Takut?? Ada Lima Langkah Untuk Menghilangkan Rasa Takut :
1. mengenal/mengidentifikasi apa persisnya yang paling
Membuat kita merasa takut saat melakukan sesuatu
semua orang memiliki rasa takut tergantung saat melakukan apa?
Maka sedikit tidaknya kita hrs tau ketakutan tsb.
Shg kita dapat mempersiapkan diri untuk mengatasinya
berdo’a dengan tepat
Aku ingin tahu, bagaimana berdo’a dengan tepat.
Aku butuh beberapa kata, mana yang benar?
Bahasa mana yang harus kupergunakan? Sedangkan aku hanya fasih dengan bahasa Indonesia.
Tolong beritahu aku, apa yang harus aku katakan.
Aku harus menundukkan kepala, aku harus duduk, ataukah aku harus sujud?
Dimana aku sebaiknya berdo’a? diatas sajadah dengan mukenaku, atu mungkin di dalam masjid?
Aku bingung, aku harus menutup mataku atau aku membukanya? Apa malah aku sebaiknya menangis?
Bagaimana dengan tanganku? Harus aku mengadahkan tanganku, atau berdiam saja cukup?
Ya Allah, mana yang lebih Engkau sukai?
Apakah lampu harus dinyalakan, atau mungkin dimatikan?
Apakah aku harus berbisik, atau berteriak? Apa cukup di dalam hatiku saja?
Hm… aku bingung, cukupkah do’aku saja, ataukah aku harus mengutip ayat ayat suciMu?
Bagaimana dengan masalah waktu? Apakah Engkau lebih menyukai di waktu fajar? Atau sepertiga malam terakhir?
Aku butuh beberapa kata, mana yang benar?
Bahasa mana yang harus kupergunakan? Sedangkan aku hanya fasih dengan bahasa Indonesia.
Tolong beritahu aku, apa yang harus aku katakan.
Aku harus menundukkan kepala, aku harus duduk, ataukah aku harus sujud?
Dimana aku sebaiknya berdo’a? diatas sajadah dengan mukenaku, atu mungkin di dalam masjid?
Aku bingung, aku harus menutup mataku atau aku membukanya? Apa malah aku sebaiknya menangis?
Bagaimana dengan tanganku? Harus aku mengadahkan tanganku, atau berdiam saja cukup?
Ya Allah, mana yang lebih Engkau sukai?
Apakah lampu harus dinyalakan, atau mungkin dimatikan?
Apakah aku harus berbisik, atau berteriak? Apa cukup di dalam hatiku saja?
Hm… aku bingung, cukupkah do’aku saja, ataukah aku harus mengutip ayat ayat suciMu?
Bagaimana dengan masalah waktu? Apakah Engkau lebih menyukai di waktu fajar? Atau sepertiga malam terakhir?
MDiary
punya data penting yg tidak boleh diketahui orang lain, atau catatan harian yg sangat private bagimu. sebaiknya coba deh aplikasi ini......
Subscribe to:
Posts (Atom)



