Home

Showing posts with label matahari. Show all posts
Showing posts with label matahari. Show all posts

Sunday, 15 April 2012

Sumber Energi Flare Matahari

Sejak pertama kali diamati oleh Carrington dan Hodgson pada tahun 1859, pengamatan dan penelitian tentang solar flare telah maju dengan sangat pesat. Bahkan pada saat ini telah menjadi suatu bahan perbincangan yang hangat di masyarakat. Apalagi sebabnya jika bukan prediksi bencana yang akan ditimbulkannya kepada bumi.
Foto fenomena solar flare di permukaan matahari. Kredit : Mila / wikipedia

Bagaimana membuktikan bahwa Bumi mengelilingi Matahari, dan bukan sebaliknya?

Pada awal perkembangan sains, orang-orang seperti Copernicus, Kepler, Galileo & Newton berpendapat bahwa alangkah lebih baik (untuk menjelaskan), lebih mudah (secara matematika) & lebih elegan (secara filosofis) bahwa Matahari berada di pusat, sementara Bumi & planet-planet berputar mengelilingi Matahari. Semua punya penjelasan yang memuaskan, secara teori untuk mengatakan hal itu.
Sampai sekarang, pelajaran SMU fisika pun memberikan penjelasan yang jelas & memuaskan, bahwa memang demikian ada-nya. Massa matahari yang jauh lebih besar daripada planet-planet membuat planet-planet harus tunduk pada ikatan gravitasi Matahari, sehingga planet-planet tersebut bergerak mengitari Matahari sebagai pusat. Demikian dari hukum Gravitasi Newton.
Perumusan matematika-nya secara gamblang dan jelas dijelaskan oleh perumusan Kepler, hanya karena Matahari yang menjadi pusat sistem.
Kalau memang begitu ada-nya dan tidak percaya, bagaimana membuktikannya? Gampang, terbang saja jauh-jauh dari sistem tata surya ke arah kutub, dan lihatlah bagaimana Bumi beserta planet-planet bergerak mengitari Matahari. Tentu saja ini adalah pernyataan yang bersikap humor. Tapi ini memang menjadi pertanyaan penting, bagaimana membuktikannya?

Flare Matahari dan Pengamatannya

Flare Matahari, sebuah istilah yang sudah bukan lagi monopoli kalangan akademisi yang bergelut dalam dinamika matahari. Frasa tersebut isudah menjadi istilah yang tidak asing lagi di telinga masyarakat saat ini.
Popularitas flare Matahari belakangan ini telah dipublikasikan secara luas oleh berbagai multimedia terutama terkait dengan prediksi bencana yang akan ditimbulkannya, yaitu kerusakan pada bumi sebagai tempat tinggal manusia (yang ternyata sampai saat ini hanyalah sebuah isapan jempol belaka). Meskipun demikian, publisitas flare Matahari ini telah membuka mata masyarakat tentang sebuah fenomena ilmiah yang secara rutin terjadi di matahari kita sebagai bintang yang terdekat dari bumi.
Pengamatan Flare Matahari

Perlindungan medan magnetik bumi terhadap badai dari matahari. Kredit : NASA