Home

Sunday, 2 December 2012

Sejarah Reog Ponorogo

Salah satu ciri khas seni budaya Kabupaten Ponorogo Jawa Timur adalah kesenian Reog Ponorogo. Reog, sering diidentikkan dengan dunia hitam, preman atau jagoan serta tak lepas pula dari dunia mistis dan kekuatan supranatural. Reog mempertontonkan keperkasaan pembarong dalam mengangkat dadak merak seberat sekitar 50 kilogram dengan kekuatan gigitan gigi sepanjang pertunjukan berlangsung. Instrumen pengiringnya, kempul, ketuk, kenong, genggam, ketipung, angklung dan terutama salompret, menyuarakan nada slendro dan pelog yang memunculkan atmosfir mistis, unik, eksotis serta membangkitkan semangat. Satu group Reog biasanya terdiri dari seorang Warok Tua, sejumlah warok muda, pembarong dan penari Bujang Ganong dan Prabu Kelono Suwandono. Jumlah kelompok reog berkisar antara 20 hingga 30-an orang, peran utama berada pada tangan warok dan pembarongnya.



Pembarong dengan Dadak Merak © 2005 arie saksono

Invansi Indonesia

Siapa bilang Indonesia adalah negara budak yang hanya bisa dijajah dan tak bisa menggempur negara lain. Ternyata Indonesia pernah melakukan invasi ke sejumlah negara. Ini beneran invasi perang dengan tentara lho gan, bukan penyerbuan TKI ke negeri asing . Ya udah langsung aja deh, ini nih 7 Negara Yang Pernah Diinvasi Indonesia.

Ruang - Waktu


Tulisan ini ada hubungannya dengan tulisan sebelumnnya tentang Mesin Waktu, Mungkinkah. Berbicara tentang ruang dan waktu, kita tidak akan bisa lepas membicarakan tentang teori relativitas yang dicetuskan oleh Albert Einstein. Ada 2 versi teori relativitas, yaitu relativitas khusus dan relativitas umum. Teori relativitas khusus dicetukan tahun 1905 dan kemudian disempurnakan oleh Enstein menjadi teori relativitas umum pada tahun 1915. Teori relativitas khusus membatasi diri pada relatif-nya gerak obyek pada kecepatan konstan. Sementara teori relativitas umum membahas relatif-nya gerak obyek pada semua kondisi (termasuk kecepatan konstan maupun tidak), dan bahkan terhadap semua fenomena alam.

Fisika klasik menyatakan bahwa ruang berdimensi tiga, yaitu panjang, lebar dan tinggi (x,y,z = koordinat Cartesius), volumenya tak berhingga. Waktu absolut sama bagi semua pengamat. Dengan teori relativitasnya, Einstein menyatakan bahwa fisika klasik tidak bisa mengungkapkan alam secara tepat. Gambaran fisika klasik itu hanya berlaku untuk sistem yang relatif kecil dan kecepatan benda yang jauh lebih kecil dari kecepatan cahaya. Teori relativitas menyertakan dimensi waktu sebagai "pembentuk" dunia. Hal itu yang membuat kita hari ini mendefinisikan dunia bukan lagi sebagai tiga dimensi, melainkan empat dimensi. Yaitu dimensi ruang (terdiri dari tiga bilangan koordinat Cartesius x, y dan z) ditambah dimensi waktu.
 http://cp.jurnalhajiumroh.com/uploads/radhite/image/relativitas%20waktu.jpg

Ophiuchus (Zodiak Baru)

Apa sebenarnya zodiak itu ?, sebenarnya zodiak melambangkan rasi bintang. Rasi Bintang adalah sekumpulan bintang yang membentuk suatu pola tertentu. Di tata surya terdapat 88 rasi bintang. Ada yang berbentuk Angsa, Layang-layang dan lain-lain

Contoh : Rasi Orion(Waluku) , Ursa Mayor(biduk) , Crux(layang-layang) , Lyra , Cygnus , Ursa Minor, Canis Major, Altair , Serpens Caput ,Serpens Cauda , Centaurus (nama yang sering digunakan di Narnia) , dll, Sekumpulan dari rasi bintang akan dilewati oleh arah lintasan matahari. Matahari seolah-olah terlihat mengelilingi bumi kita akan membentuk pola lintasan yang disebut bidang eliptika. Rasi bintang yang berpotongan dengan bidang eliptika disebut dengan zodiak.


Belum Ada Jawaban???

Perkembangan teknologi telah membawa umat manusia jauh ke bulan, ke dasar samudera ke gunung tertinggi bahkan merangsek domain ilahi dengan mengkloning makhluk hidup, namun tahukah anda bahwa ada beberapa hal sederhana yang belum diketemukan jawabannya oleh sains (dan tentu oleh guru/dosen anda)


#8 Bagaimana Sepeda Bisa Tegak ( Jika Berjalan )


Kita selalu diberi jawaban mengenai efek gyro jika bertanya mengenai bagaimana sepeda bisa tegak jika dikendarai. Nyatanya percobaan tahun 1970  yang dilakukan oleh David Jones menolak teori ini. ilmuwan kemudian berteori bahwa ada efek caster yang menjaga agar sepeda tidak jatuh jika dikendarai.
Celakanya tahun ini kumpulan ilmuwan dari cornell university membuat sepeda tanpa efek gyro dan efek caster, voila : sepedanya tetap tegak jika dikendarai.
Jadi jika anda ingin sok pintar di depan guru anda, tanyakan pertanyaan ini sebagai taruhan dan kesempatan kencan dengan anak gadisnya pasti ada di tangan.